Penilaian Kinerja Kabupaten Dalam Upaya Pencegahan Dan Penurunan Stunting Terintegrasi Di Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2020

  • Selasa, 03 November 2020 - 11:02:36 WIB
  • Sosial dan Budaya Bappeda
Penilaian Kinerja Kabupaten Dalam Upaya Pencegahan Dan Penurunan Stunting Terintegrasi Di Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2020

Strategi nasional percepatan pencegahan anak kerdil (stunting) bertujuan untuk mempercepat pencegahan stunting dalam kerangka kebijakan dan institusi yang ada. Strategi nasional tersebut terdiri dari 5 (lima) pilar dimana pilar ke-3 yaitu konvergensi program pusat, daerah dan desa yang bertujuan untuk memperkuat konvergensi melalui koordinasi dan konsolidasi program dan kegiatan pusat, daerah dan desa. Untuk mencapai tujuan pilar ke-3 tersebut, strategi nasional memuat wewenang dan tanggung jawab pemerintah provinsi, yaitu: (1) Memfasilitasi pembinaan, pemantauan, evaluasi dan tindak lanjut provinsi atas kebijakan dan pelaksanaan program dan anggaran penyediaan intervensi gizi prioritas di wilayah kabupaten; (2) Memberikan fasilitas dan dukungan teknis bagi peningkatan kapasitas kabupaten dalam penyelenggaraan aksi konvergensi/integrasi yang efektif dan efisien; (3) Mengkoordinasikan pelibatan institusi non-pemerintah untuk mendukung aksi konvergensi/ integrasi percepatan pencegahan stunting, 4) Membantu tugas Kementerian Dalam Negeri unluk melaksanakan penilaian kinerja kabupaten dalam penyelenggaraan pencegahan stunting, termasuk memberikan umpan balik serta penghargaan kepada kabupaten sesuai kapasitas provinsi yang bersangkutan.

Berkaitan dengan pelaksanaan penilaian kinerja kabupaten, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri telah menerbitkan Petunjuk Teknis Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi dalam Upaya Mendukung Penurunan Stunting Terintegrasi, dimana penilaian kinerja kabupaten dilaksanakan oleh setiap provinsi dan hasilnya akan disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk diumumkan pada bulan November Tahun 2020.

Tujuan penilaian kinerja kabupaten dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi tahun 2020 adalah untuk:

  1. Mengetahui aspek kinerja apa saja yang sudah baik atau yang masih perlu ditingkatkan dari setiap kabupaten di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat.
  2. Mengetahui perbandingan kinerja kabupaten dalam wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat.
  3. Memfasilitasi sharing pembelajaran antar kabupaten dalam wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (peer leaming) untuk meningkatkan kualitas dan hasil pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi.
  4. Tersusunnya rencana tindak lanjut kabupaten untuk kelanjutan pelaksanaan Aksi konvergensi.

  • Selasa, 03 November 2020 - 11:02:36 WIB
  • Sosial dan Budaya Bappeda

Berita Terkait Lainnya