Penilaian Kinerja Kabupaten Dalam Upaya Pencegahan Dan Penurunan Stunting Terintegrasi Di Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2021

  • Kamis, 22 Juli 2021 - 20:57:05 WIB
  • Sosial dan Budaya Bappeda

Untuk mengevaluasi usaha penurunan dan pencegahan stunting melalui aksi konvergensi yang dilakukan oleh kabupaten Lombok Timur, maka pada hari Senin tanggal 19 Juli 2021 berlokasi di Aula Bappeda Kabupaten Lombok Timur diadakan “Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Pencegahan Stunting Tahun 2021 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat”.

Kegiatan ini bertujuan meninjau kemajuan dan pemberian umpan balik kepada Pemerintah Kabupaten dalam pelaksanaan aksi konvergensi utamanya aksi 5 – 8 sebagai upaya pencegahan stunting terintegrasi di Kabupaten Lombok Timur melalui pendekatan intervensi gizi (spesifik dan sensitif). Penilaian kinerja ini diikuti oleh 10 kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Drs. H. MUHAMMAD JUAINI TAUFIK, M.Ap (Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur) dan dilanjutkan dengan Pemaparan dari Kepala Bappeda Kabupaten Lombok Timur Hj. BAIQ MIFTAHUL WASLI. SE.,M.Si, tentang Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini juga diikuti oleh OPD yang terkait langsung, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Dinas Ketahanan pangan, Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, Dinas LHK, dan beberapa OPD terkait lainnya.

Penilaian Kinerja Pelaksananaan Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi adalah proses penilaian kemajuan kinerja kabupaten/kota dalam melakukan upaya untuk memperbaiki konvergensi intervensi gizi (spesifik dan sensitif). Perbaikan ini dilakukan melalui pelaksanaan 8 (delapan) aksi konvergensi/integrasi dalam perencanaan, penganggaran, implementasi, pemantauan, dan evaluasi program/kegiatan. Pelaksanaan aksi integrasi ini diharapkan meningkatkan jumlah Rumah Tangga 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang dapat mengakses intervensi gizi secara lengkap (konvergen) di kabupaten/kota.

Tujuan Penilaian Kinerja ini adalah untuk memberikan informasi mengenai:

  1. Aspek kinerja apa saja yang sudah baik atau yang masih perlu ditingkatkan dari setiap kabupaten/kota
  2. Perbandingan kinerja kabupaten/kota dalam wilayah provinsi
  3. Pembelajaran antar kabupaten/kota dalam wilayah provinsi (peer learning) untuk meningkatkan kualitas dan hasil pelaksanaan 8 aksi konvergensi/integrasi.

  • Kamis, 22 Juli 2021 - 20:57:05 WIB
  • Sosial dan Budaya Bappeda

Berita Terkait Lainnya